Gambut di Labuhan Batu Utara
Labuhan Batu Utara punya sekitar 61,8 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 17,3% dari luas wilayahnya.
Ketebalan dan fungsi
Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 14,2 ribu ha gambut di sini. 7.477 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 6.739 ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 7,5 meter.
| Kelas | Luas | Porsi |
|---|---|---|
| Dangkal (0,5โ1 m) | 1.534 ha | 10,8% |
| Sedang (1โ2 m) | 2.752 ha | 19,4% |
| Dalam (2โ3 m) | 2.453 ha | 17,3% |
| Sangat dalam (> 3 m) | 7.477 ha | 52,6% |
Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)
Wilayah ini bersinggungan dengan 2 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.
Kebakaran di lahan gambut
Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 839 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2012 dengan 252 deteksi.
Sejak 7 Oktober 2026: 0 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.
Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.
Kerawanan resmi
Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)
| Sangat tinggi | 68,8 ribu ha | 19,2% |
| Tinggi | 218,1 ribu ha | 61% |
| Sedang | 51,8 ribu ha | 14,5% |
| Rendah | 18,5 ribu ha | 5,2% |
Diperbarui 16 Oktober 2026.