Gambut Intelijen

Gambut di Musi Rawas Utara

Musi Rawas Utara punya sekitar 26,5 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 4,5% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 37,4 ribu ha gambut di sini. 1.621 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 35,8 ribu ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 5,5 meter.

KelasLuasPorsi
Sangat dangkal (< 0,5 m)19,8 ribu ha53%
Dangkal (0,5โ€“1 m)4.402 ha11,8%
Sedang (1โ€“2 m)6.061 ha16,2%
Dalam (2โ€“3 m)5.494 ha14,7%
Sangat dalam (> 3 m)1.621 ha4,3%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 2 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 4.718 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2015 dengan 1.997 deteksi.

2012: 545122013: 87132014: 168142015: 1.997152016: 34162017: 22172018: 26182019: 1.357192020: 4202021: 8212022: 10222023: 335232024: 95242025: 3025
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 14 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Sangat tinggi19,1 ribu ha3,3%
Tinggi196 ribu ha33,6%
Sedang221,9 ribu ha38%
Rendah146,3 ribu ha25,1%

Diperbarui 16 Oktober 2026.