Gambut Intelijen

Gambut di Musi Banyuasin

Musi Banyuasin punya sekitar 262,6 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 17,8% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 37,6 ribu ha gambut di sini. 0 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 37,6 ribu ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 2 meter.

KelasLuasPorsi
Sangat dangkal (< 0,5 m)34,3 ribu ha91,3%
Dangkal (0,5–1 m)2.246 ha6%
Sedang (1–2 m)1.041 ha2,8%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 4 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 42.880 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2015 dengan 27.767 deteksi.

2012: 3.627122013: 380132014: 1.985142015: 27.767152016: 35162017: 14172018: 129182019: 7.245192020: 17202021: 4212022: 2222023: 1.503232024: 163242025: 925
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 126 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini ada 10 kebakaran aktif di wilayah ini, 7 di antaranya di lahan gambut dan 1 masih menyala.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Sangat tinggi175,8 ribu ha11,9%
Tinggi1,09 juta ha73,8%
Sedang210,7 ribu ha14,3%

Diperbarui 16 Oktober 2026.