Gambut Intelijen

Gambut di Pelalawan

Pelalawan punya sekitar 695,9 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 53,3% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 97,4 ribu ha gambut di sini. 74,1 ribu ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 23,4 ribu ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 14 meter.

KelasLuasPorsi
Dangkal (0,5โ€“1 m)1.251 ha1,3%
Sedang (1โ€“2 m)9.966 ha10,2%
Dalam (2โ€“3 m)12,2 ribu ha12,5%
Sangat dalam (> 3 m)74,1 ribu ha76%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 4 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 27.727 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2014 dengan 8.587 deteksi.

2012: 2.200122013: 7.573132014: 8.587142015: 3.182152016: 533162017: 109172018: 809182019: 3.606192020: 369202021: 334212022: 56222023: 70232024: 146242025: 15325
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 0 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Sangat tinggi552,5 ribu ha42,3%
Tinggi606,2 ribu ha46,4%
Sedang134,2 ribu ha10,3%
Rendah8.857 ha0,7%

Diperbarui 16 Oktober 2026.