Gambut Intelijen

Gambut di Kampar

Kampar punya sekitar 99,6 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 9,3% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 5.472 ha gambut di sini. 2.534 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 2.938 ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 7 meter.

KelasLuasPorsi
Dangkal (0,5โ€“1 m)648 ha11,8%
Sedang (1โ€“2 m)1.031 ha18,8%
Dalam (2โ€“3 m)1.258 ha23%
Sangat dalam (> 3 m)2.534 ha46,3%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 1 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 2.944 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2013 dengan 1.100 deteksi.

2012: 350122013: 1.100132014: 380142015: 690152016: 43162017: 9172018: 34182019: 274192020: 1202021: 1212022: 2222023: 13232024: 29242025: 1825
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 0 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Sangat tinggi644,9 ribu ha60,1%
Tinggi272,8 ribu ha25,4%
Sedang123 ribu ha11,5%
Rendah32,8 ribu ha3,1%

Diperbarui 16 Oktober 2026.