Gambut di Lampung
Lampung punya sekitar 49,2 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 1,5% dari luas wilayahnya.
Ketebalan dan fungsi
Peta ketebalan dan fungsi gambut skala 1:50.000 dari KLHK belum mencakup wilayah ini. Peta itu baru tersedia untuk sebagian kesatuan hidrologis gambut.
Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)
Wilayah ini bersinggungan dengan 1 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.
Kebakaran di lahan gambut
Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 1.787 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2015 dengan 595 deteksi.
Sejak 7 Oktober 2026: 19 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.
Saat ini ada 24 kebakaran aktif di wilayah ini, 1 di antaranya di lahan gambut.
Kerawanan resmi
Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)
| Sangat tinggi | 2,27 juta ha | 67,5% |
| Tinggi | 886,5 ribu ha | 26,4% |
| Sedang | 129,7 ribu ha | 3,9% |
| Rendah | 70,4 ribu ha | 2,1% |
Kabupaten dan kota
| Nama | Gambut (Kementan) | Gambut rinci (KLHK) |
|---|---|---|
| Mesuji | 35,3 ribu ha | – |
| Tulangbawang | 10,3 ribu ha | – |
| Lampung Timur | 2.373 ha | – |
| Lampung Tengah | 1.224 ha | – |
Kota Bandar Lampung · Kota Metro · Lampung Barat · Lampung Selatan · Lampung Utara · Pesawaran · Pesisir Barat · Pringsewu · Tanggamus · Tulang Bawang Barat · Way Kanan
Diperbarui 16 Oktober 2026.