Gambut Intelijen

Gambut di Tana Tidung

Tana Tidung punya sekitar 46,1 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 15,8% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 4.158 ha gambut di sini. 963 ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 3.195 ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 9,5 meter.

KelasLuasPorsi
Dangkal (0,5โ€“1 m)1.374 ha33%
Sedang (1โ€“2 m)1.526 ha36,7%
Dalam (2โ€“3 m)295 ha7,1%
Sangat dalam (> 3 m)963 ha23,2%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 4 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 67 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2014 dengan 22 deteksi.

2013: 19132014: 22142015: 6152016: 1162017: 4172018: 2182019: 1192020: 3202023: 3232024: 2242025: 425
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 0 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Tinggi67 ribu ha23%
Sedang173 ribu ha59,4%
Rendah51 ribu ha17,5%

Diperbarui 16 Oktober 2026.