Gambut Intelijen

Gambut di Nagan Raya

Nagan Raya punya sekitar 48,7 ribu ha lahan gambut menurut peta Kementerian Pertanian, atau 14,2% dari luas wilayahnya.

Buka di peta

Ketebalan dan fungsi

Peta Fungsi Ekosistem Gambut KLHK skala 1:50.000 sudah memetakan 32,5 ribu ha gambut di sini. 17,3 ribu ha berfungsi lindung, umumnya karena gambutnya lebih tebal dari 3 meter, dan 15,1 ribu ha berfungsi budidaya. Lapisan gambut paling tebal yang tercatat mencapai 9 meter.

KelasLuasPorsi
Dangkal (0,5โ€“1 m)2.918 ha9%
Sedang (1โ€“2 m)6.124 ha18,9%
Dalam (2โ€“3 m)6.085 ha18,7%
Sangat dalam (> 3 m)17,3 ribu ha53,4%

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG)

Wilayah ini bersinggungan dengan 4 KHG yang batasnya sudah dipetakan rinci. KHG adalah satu kesatuan ekosistem gambut di antara dua sungai, atau antara sungai dan laut, yang pengelolaannya diatur PP 57/2016.

Kebakaran di lahan gambut

Sejak 2012, satelit VIIRS mencatat 5.032 deteksi titik panas di lahan gambut wilayah ini. Tahun terparah adalah 2012 dengan 1.355 deteksi.

2012: 1.355122013: 1.192132014: 1.166142015: 180152016: 151162017: 622172018: 134182019: 73192020: 26202021: 36212022: 37222023: 19232024: 24242025: 1725
Deteksi titik panas VIIRS di lahan gambut per tahun

Sejak 7 Oktober 2026: 0 kebakaran terkonfirmasi di lahan gambut, dari pemantauan enam sensor satelit yang dimulai hari itu.

Saat ini tidak ada kebakaran aktif yang terkonfirmasi di wilayah ini.

Kerawanan resmi

Peta Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK (1:250.000)

Sangat tinggi4.093 ha1,2%
Tinggi175,1 ribu ha51,1%
Sedang101,7 ribu ha29,7%
Rendah61,1 ribu ha17,9%

Diperbarui 16 Oktober 2026.